Sabtu, 31 Januari 2015

Melepas "Ikan" Ke Kolam

Ini kisah tentang seorang teman. Sebut saja namanya Wiwik.

Suatu hari dia bilang "Di, tab gue diceburin ke kolam sama Hafidzan"

Antara kasian sama mau ngakak. Maaf ya bu yaa... Hehehehe

Hafidzan tu anak cowok (ganteng) berusia 3 thn. Sebagaimana anak2 seumuran dia, dia suka sama hal-hal yang menurut orang dewasa mungkin biasa aja. Dia suka air mancur. Dan ikan. Maka kombinasi keduanya adalah suatu keindahan yang tak terkira bagi dia (mungkin, ni gue aja yg lebay kali yah. Hehe).

Nah, temen gue si W ini punya Samsung Galaxy Tab 7. Belinya pas tu barang masih anget keluar dari oven, eh keluar di pasaran. Di tab tersebut emang banyak kesukaan H yang lainnya: video-video, lagu-lagu, games, etc. Wallpapernha tu tab adalah hal yang H sukai juga: live wall paper yang grafiknya ikan koi lagi berenang-renang. Kalo kita sentuh berkali2 layar tabnya, maka akan muncul grafik seperti serpihan makanan ikan, kemudian ikan-ikan itu akan berenang mendekat. Kalo kita sentuh sekali lagi, ikannya bubar. Seru lah. Gue aja suka. Hoho

Belum lama ini mereka pindah rumah. Rumah baru ini bentuknya klaster gitu. Nah, di depan klasternya tu ada kolam lengkap dengan air mancur dan ikan-ikannya. Hooo.. suka banget donk si H!

Saking senengnya, ni bocah mungkin pengen ikan-ikan koi di di tab emaknya, ketemu sama ikan-ikan di kolam. Maka dengan penuh suka cita dia lepaskan itu ikan, beserta tab-nya tentu saja, ke dalam kolam..

-- sekian --

Ga tega nerusin ceritanya. Antara prihatin sama mau ngakak :'D

Berdoa Saat Hujan

Nikah hampir setahun. Tepatnya setahun kurang 20 hari. Belum ada lagi tanda-tanda tekdung tra la la. Boong banget kalo aku bilang ga ngerasa resah gundah gulana, walaupun, yah, selalu dicoba untuk pasang kata "enjoy" di jidat.

Ikhtiar mah tetep, tapi perasaan ga ngoyo-ngoyo amat. Sang suami mungkin khawatir istrinya malah stres kali ya? Hehe

Hanya saja, satu hobi kami: menunggu hujab, lalu berdoa bersama. Memohon kepada Sang Pemilik Segala Anugrah untuk menganugrahkan kepada kami keturunan.

Sebagaimana kata hadits Rosulullah SAW

ﺍُﻃْﻠُﺒُﻮﺍ ﺍﺳْﺘِﺠَﺎﺑَﺔَ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀِ ﻋِﻨْﺪَ ﺛَﻠَﺎﺙٍ : ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﺘِﻘَﺎﺀِ
ﺍﻟْﺠُﻴُﻮﺵِ ، ﻭَﺇِﻗَﺎﻣَﺔِ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ ، ﻭَﻧُﺰُﻭﻝِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺚِ
Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan : [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun .

Hadits tsb dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal . Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shohihul Jaami’ no. 1026.

Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ﺛِﻨْﺘَﺎﻥِ ﻣَﺎ ﺗُﺮَﺩَّﺍﻥِ ﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻨِّﺪَﺍﺀِﻭَ ﺗَﺤْﺖَ ﺍﻟﻤَﻄَﺮِ
Dua do’a yang tidak akan ditolak: [1] do’a ketika adzan dan [2] do’a ketika ketika turunnya hujan .” HR. Al Hakim dan Al Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan . Lihat Shohihul Jaami’ no. 3078.

Jadi ketika mendengar suara hujan turun, kami lalu saling mengingatkan satu sama lain "ayo berdoa! Berdoa!" Lalu menengadahkan tangan. Mr S yang meminpin doa, aku mengamini. Doa dilafazkan dgn bahasa Indonesia karena kami yakin 100% Allah ga butuh translator untuk mengetahui apa yang kami minta. Allah Maha Mengetahui.

Biasanya berdoanya to the point, tp belakangan Mr S memulai doa dgn sholawat, memohon kebaikan dari hujan yang diturunkan ( ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻴِّﺒﺎً ﻧﺎَﻓِﻌﺎ ) baru kemudian melafazkan permohonan kami.

Semoga Allah berkenan atas pinta kami yang bodoh ini. Innaka sami'uddu'aa.. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengah Doa, Yaa Rabbanaa..

---<><>---

Hadits-hadits dicontek dari sini:
rumaysho.com/amalan/turun-hujan-berdoa-1695

Gombal #2

Sampai saat ini, ngegombal adalah hal langka yang dilakukan Mr S. No, he's not a serious type of person. Cuma ga bisa ngegombal aja.

Lalu suatu ketika
Mrs S: itu (lupa nih subjeknya apa. Haha) buat aku aja ya? Kamu ga usah *nyengir*
Mr S: iya gapapa. Semuanya buat kamu juga gapapa. Asal kamu bahagia.

Udah gitu doank. Tapi karna ni lakik eyke yang ngomong, perlu banget dicatet. Hahaha

Well, Sir, you're so funny :)