Sering kita merasa bahwa kita yang paling tau. Termasuk saat membuat daftar "kebutuhan", kita merasa paling tau bahwa yang dibutuhkan adalah ini dan itu. Padahal yang paling tahu apa yang kita butuhkan adalah Sang Pencipta kita.
Sering kita merasa bahwa kita sangat menginginkan ini dan itu, eh tapi kok yang kita dapat bukan seperti yang kita inginkan? Ya, karena yang menentukan apa yang akan kita peroleh tak lain yaitu Sang Maha Pemberi. Tentu saja Dia yan juga Maha Bijaksana akan mempertimbangkan usaha dan doa yang kita kerjakan.
Rezeki tidak melulu dalam bentuk nominal dengan logo mata uang. Kesehatan dan keluarga adalah rezeki yang kadang lupa untuk kita syukuri. Kesempatan beribadah adalah rezeki yang sering luput dari kesyukuran. Duh, maafkan kami, Rabb..
Hal-hal tersebutlah yang harusnya selalu kuingat, di masa-masa awal pernikahan, dengan kondisi yang apa adanya. Semoga Allah beri berkah atas sedikit yang kami miliki. Dan bila yang sedikit itu semakin berkurang esok, sesuatu yang sering merisaukan kami, semoga kami tak pernah lupa bahwa rizki-Mu sangat luassss... Semoga terbuka pintu-pintu rezeki yang lain..
Ya, karena Dia yang Maha Tahu apa yang kami butuhkan. Dia pula yang Maha Pemberi atas setiap tetes rezeki yang kami nikmati.
Harapanku sederhana: semoga kami selalu bisa bersyukur dalam kondisi apa pun.. Senantiasa saling menyayangi.. Saling menguatkan, tak sekedar saling melengkapi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar