Jumat, 15 Juli 2016

Good morning from Purwokerto

Disclaimer: this post is dedicated to my self-happiness muehehehehe

Alhamdulillah perjalanan kami sudah sampai di Puertorico alias Purwokerto. Ga macet-macet banget karena ini sudah jamannya arus balik Jakarta. Kitanya aja yg ngetannya belakangan. Itu pun demi suatu misi yg nanti saya ceritakan belakangan.

Btw, kami pada baris pertama alinea di atas adalah kata ganti untuk saya, bapak, ibu, dan si N adek sy sematawayang. Mr S ga ikut dalam misi perjalanan ke timur ini karena mama lg sakit. Dan lo malah pergi, D, di saat mertua lo sakit? Mantu macem apa lo?! 😅

Ceritanya tadi kami sampe di Pwt sekitar jam 5an, kayanya malah udh hmpir jam setengah 6. Langit masih gelap pas kami parkir di pombensin setelah Pasar Karanglewas untuk mampir solat subuh. Solat subuh yang nikmaaaaat.... Udara subhanallah sejuk banget dan badan segar karena emang sepanjang jalan gue (capek pake kata 'saya' hehe) banyakan tidur. Padahal posisi duduk di samping pak kusir eh sopir yang sedang bekerja. Tapi sopirnya, si N, ikhlas kok. Hehe

Rampung solat kita lanjut jalan. Tujuan pertama kami adalah ke kontrakannya si N. Lokasinya deket-deket kampus Unsoed. Dan ini adalah bagian dari misi yang sempet disebut di awal tadi. Karena misi kami adalaaah... jreng jreng jreng bantuin si N pindahan rumah kontrakan.

Nah, dalam perjalanan dari Karanglewas sampe kontrakan tsb, kita nyetel radio mobil. Tiba-tiba gue inget sesuatu. Soman!

Yang belum tau Soman itu apa, saya kasih petunjuk sedikit. Soman adalah suatu obat tradisional.

Bukan bukan.. gue bukan pengguna itu Soman atau marketingnya atau apanya lah. Hanya saja Soman ini sudah selalu menjadi teman perjalanan mudik keluarga kami selama bertahun-tahun. Bukan barangnya, tapi iklannya. Ini iklan cuma bisa kami denger kalo lagi ngetan begini.

Maka pas radio nyala gue langsung berseru lantang "Soman! Kangen iklan Soman nih" 😁

Ternyata iklan pertama yang kami dengar adalah iklan obat tetes mata. Si pengiklan mengklaim obat tersebut bisa untuk mengobati penyakit-penyakit mata, salah satunya adalah katarak. Obat ini disebut terbuat dari mikroba dan heksagon 😕 ga ngerti deh mikroba apa dan apa pula heksagon itu.

Tapi iklan itu menarik perhatian ibu yang memang punya bakat katarak. "Boleh tuh beli obatnya"

Namun kemudian si pengiklan mentebut "Prim*netr* tidak dijual di apotek" si N langsung komen "lah katanya obat?!" Si pengiklan melanjutkan "dapatkan Prim*netr* di warung bakso dan mie ayam Xxxx (gue lupa namanya apa). Dan kita langsung "what?!" Dan ngakak berjamaah.

Purwokerto, 16 Juli 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar