Senin, 20 Maret 2017

Movie Night : Beauty and The Beast


Baru pulang nonton Beauty and The Beast..
A good movie. Heart warming stories and songs.
But...
Oh my.. I think I'm gonna waste the rest of my night grumbling why oh why the role of the Prince was not given to Chris Hemsworth?!!!
Hu hu hu..
Prince Charmingnya tadi kurang charming.. Agak terlihat aneh dgn rambut gondrongnya. Dan terlalu menciut dari ukurannya sebagai Beast.
Ini jarang-jarang lho aku komplen soal film gara-gara persoalan gini. Gara-gara merasa pemerannya ga cucok.
Baca di komen beberapa posting di yutub katanya tadinya tu peran hampir jatuh ke Ryan Gosling. Still, Chris Hemsworth will suit best.
Apa karena si Abang Chris dianggap ketuaan ya sama castung directornya?
Atau krn dia ga bisa dansa?
Aaaahh... Maunya Chris!!

.
.
.
Btw, casting lainnya OK. Gastonnya pas banget menurutku. Apalagi Belle. Well, tbh, Hermione -I mean Emma Watson- was my ultimate reason of watching this movie. And she' really suit the role. Look gorgeous, smart, and brave.
.
.
.
Btw lagi, sponsor kita malam ini, siapa lagi kalo bukan Pak Sigit, sepertinya tdk terlalu menikmati filmnya. Cuma masalah selera sih. Tapi sbnrnya kasian juga sih. Hehehe..
^^

Kamis, 16 Maret 2017

Jogging

So, Bu Sigit is started running (well, mostly walking tbh *lol) this afternoon. After pushing herself to get up. And even the shoes were not for running at all.

Hahaha

We'll see... Berapa lama si bu sigit bisa istiqomah 😂

Parenting Info

Mumpung belum punya anak. Belajar dulu yang banyak

Belajar
Info penting terkini ,Semoga bermanfaat.
Hasil copas
Rekomendasi WHO :
1. Ibu hamil TIDAK PERLU mengkonsumsi susu ibu hamil.. karena kita tidak akan tahu..reaksi bayi terhadap susu susu sapi. Mengkonsumsi susu sapi pada ibu hamil justru akan membuat bayi rentan terhadap kerusakan syaraf seperti autis dan resiko alergi pada saat bayi sudah lahir.
( kalsium dan protein bs didapat dari makanan gizi seimbang).
2. Ibu Hamil tidak perlu makan 2x lipat. Justru makan hanya 1/4 lebih banyak dari ukuran normal sebelum hamil. ( menurunkan overwigt/ obese pasca salin). Dan pada kasus tertentu, ibu hamil dgn DM ( dimana resiko gravida dgn DM,beresiko bayi besar), selain hy makan 1/4 lebih banyak dr ukuran normal, dianjurkan perbanyak protein hewani dan nabati, buah dan sayuran.
3.GOLD STANDAR GOLEDEN PERIOD :
a. IMD ( Inisiasi menyusu dini) segera setelah lahir minimal selama 1 jam. ( ingat lho, minimal 1 jam). Pada kasus kebijakan swasta yg harus memisahkan bayi stlh proses persalinan, maka wajib hukumnya setelah di ruangan , bayi diberikan kepada ibu untuk dilakukan IMD, dan proses menyusui langsung kepada ibunya dgn sebelumnya dilakukan edukasi dlu kepada ibu & keluarganya.
b .ASI Eksklusif selama 6 bulan sejak lahir .
c. MPASI mulai usia 6 bulan.
d. Lanjutkan ASI sampai 24 bulan atau lebih.( pertumbuhan sel otak cepat berkembang sampai umur 2 tahun , setelah itu akan melambat.
3. Dalam hal ASI yg belum keluar setelah persalinan. INGAT, bayi tahan selama 1 x 72 jam tidak diberikan apa2, karena bayi masih memiliki cadangan dari ibunya di dalam tubuhnya. Yg harus dilakukan adalah segera susui bayi secara langsung.
INGAT, lambung bayi baru lahir hanya sebesar kelereng. Mka sangat wajar, asi ibu keluat hanya sedikit. Jangan diberikan sufor atau makanan apapun selain ASI.
ASI yg pertama kali keluar disebut kolostrum. Banyak mengandung antiinfeksi, dan vitamin. Apalagi kolostrum dilapisi lapisan seperti lilin yg sangat baik untuk melindungi lapisan lambung bayi.
3. MPASI : kenalkan bayi dgn bervarisi jenis makanan secara bertahap. Diwajibkan homamade, jk buatan pabrik gizinya sudah berkurang. Sedari awal, yg alami terlebih dlu.
Pada awal pemberian, umur 6 bulan : cukup diberikan minimal 2 sendok kecil saja. Diberikan makanan lumat ( ciri makanan lumat, tidak jatuh / tdk tumpah) .
Cara memberikan nasi lumat : 1 bagian nasi matang + air 1 bagian, lalu dimasak sampai air nya habis... ( ini disebut nasi lembek, yg baru boleh diberikan sejak bayi umur 9 -12 bulan). Jk ingin memberikan nasi lumat, maka disaring dgn saringan kawat. Ambil nasi yg jatuh ke belakang saringan kawat. Lakukan saat nasi masih hangat.
Naikan porsi makan sampai umur 7 bulan, minimal 3/4 mangkuk. Umur 9 bulan minimal 1/2 mangkuk.
Berikan 1 kali porsi dgn 1 jenis makanan berbeda. Misal, pagi nasi lumat. Siang, Pisang lumat. Malam, labu lumat. Misalnya. Ini berguna agar bayi mengenal rasa asli makanan.
Tunda penggunaan gula dan garam terutama dibawah 1 tahun ( bukan berarti tidak boleh, tapi ditunda) agar bayi mengenal rasa manis pisang berbeda, rasa gurih hati ayam dsb. Sehingga anak saat dewasa tdk 'pemilih' makanan.
Ada aliran MPASI, yg saat 6 bulan , buah dl, 7 bulan protein nabati, 8 bulan protein hewani ( mengadopsi model food combining). Yg BENAR adalah kenalkan semuanya sejak dini, pada saat 6 bulan, anak sdh harus diberikan makanan berenergi, jk hy sayur dan buah maka energi nya kurang.
Penundaan gulgar jg utk menghindari penyakit degeneratif saat dewasa. Mengurangi beban ginjal.
Utk pemberian rasa bs ditambahkan bawang merah, bawang putih, dan minyak atau margarin .( Ikhtisar seminar gizi)..dgn salah 1 narasumber mba Anggie Rivai Mursyidan
dari .dr. Indah Kirana Sukmawati

Sumber :
https://mobile.facebook.com/story.php?story_fbid=1366549983409294&id=100001629179159&_rdr

Sabtu, 11 Maret 2017

Butuh jasa saya?

Aduh itu judulnya kaya lagi "jual diri". Wkwkwk

Padahal maksudnya gini lho...

Belakangan ini idup isinya ga jauh-jauh dari bantuin tugas akhir (TA)nya orang-orang.

Ngerevisi draft skripsi lah.. Nyusun draft publikasi jurnal lah... Submitin ke jurnal lah...

Somehow I enjoy it. Kerjaan otak yg bikin nambah ilmu terus.

Ini skrg lagi bantuin adek semata wayang yg kuliah di jurusan ekonomi dan skripsinya ttg batubara. Soooooooo different with my background, kan? Ai kuliah di bidang biologi dan kerja di dunia pendidikan. Really have nothing to do with economics nor coal. But I do enjoy it. Jadi tau tentang ekspor impor batubara dikit-dikit mah.

Kemarin pas cuti sakit malah bantuin 4 orang submit jurnal. Biasa lah yg S2 kan kudu submit jurnal dulu utk dpt ijazahnya. Cuma kalo udh disuruh revisi atau diminta sama jurnalnya utk kasih referensi reviewer biasanya kubalikin ke penulis masing-masing krn itu udh di luar kemampuanku utk menentukan siapa reviewernya. Kalo revisi-revisi konten atau penulisan mah ok lah.

Then... I suddenly think... Buka jasa konsultasi aja sekalian po ya? Wkwkwk..

Padahal selama ini mah ga pasang tarif karena yg dibantuin kan sodara atau teman. Liat mereka kelar urusan dunia yg terkait sama TA aja udh seneng banget.

Tapi kayanya banyak yah orang di luar sana yang butuh jasa seperti itu. Terutama yg sekolahnya nyambi kuliah. Susah waktunya untuk sekedar diluangkan untuk translate abstrak atau bikin draft jurnal atau submit jurnal. Ya kan....??

Ya gini aja deh. Anggep aja ini iklan ya. Hehe.. Kalo ada pembaca yang butuh jasa saya silakan hubungi saya ya via email dynurs@gmail.com. Hehehe :D

Salam sukses untuk semuanyaaa :D

Sabtu, 04 Maret 2017

Let me talk about my self, deeper

This writing is actualy a therapy for me.
For my lost.
But no, I'm not gking to talk about that lost until I already sure that I can.

I will talk about anything else.

Let me think..

OK. I know.

I'll tell you what; I will treat people the way they treat me.

Yap. If you good to me, I'll be good to you. If you nice to me, I'll be nice to you. If you neglect me, I'll do the same to you.

But it does not mean that if someone is bad to me, so mean to me, or they hurt me, then I'll do the same. No. I'm not that kind of person. I will still try to be good to them. At least until they step over my limit.

I have a good example.

Ooh, you should believe that I actualy don't want to talk about this person. I already got over him. But he's a good example to explain what I mean woth my words.

OK. So, this person, just call X, is someone who rent something for me. He started to use my property earlier than I permit, and it was without my permition, I still finaly lermit him. He was late for the payment of the rent, but I still be nice to him. He did not confirm for any change that he made during the rent time, I still let him rent my property. Untill he was unable to be contacted and had no good will to contact me inreturn, and he lied, and he broke his promises... That's when my limit came. I decided to take my property back and "dumped" him. Why? Because I was so tired of this man. I dont want to hurt my self for letting this kind of person ruin my day again. Make sense, right?

Yeah I can dump somebody. Throw his name off of my life. Because I had enough. Beside, we were not so close from the beginning. It was a bussiness relation and I tried my self not to take it personally.

But when it comes to my personal life. I can be different. I might not dump that person. But I treat them the way they treat me.

I also have a good example for this.

So I have a friend. I used to count her as my sister. Share anything I have; stories, foods, gifts, money, and so on. Even secrets. Why? Because I counted her as my sister and we were so close. Then one day I asked about something but she did not tell me. Something which I tought was not harm at all to be told. But she chose to keep it from me. And that's the time for me to think again about our friendship.

That moment made me start to think that maybe she did not count me as her sister the way I did. So I started to pull my self away. We're still friends. We're still sharing some stories, foods, etc. But no secret will ever be shared again. Tho I have to push my self to put distance between us, and it was quite hard because we used to be close. Why? Because I dont want to feel that I lose her, coz I know that she might not think that way too.

That's me.
I do things to protect my self from any pain.