When we get a problem, what we need is time. To rethink. To realize that the problem is actually small.
Hidup.. Ada aja ceritanya.. Masya Allah..
Kadang kita tulus menyayangi orang lain, tapi ternyata rasa sayang kita dibalas kebencian. Dan apakah pada akhirnya kita juga harus ikutan membenci?
Ini saya lagi ngomongin rasa sayang yg sifatnya universal ya. Bukan soal hubungan pria-wanita. Sayang sbg sesama manusia. Sayang sbg teman. Sebagai saudara.
Tapi ya sudah lah. Lagi-lagi saya harus belajar banyak hal kali ini. Bahwa masing-masing manusia dgn wataknya sendiri-sendiri. Tidak ada kewajiban kita utk menyukai mereka semuanya. Pun tidak ada kewajiban mereka utk menyukai kita. Bukan pula kewajiban kita utk membuat orang suka pada diri kita.
Watak.. Hal yg seringnya suka saya amati. Bukti manusia punya kehidupan masing-masing. Alat belajar utk tidak mudah menghakimi.
Tapi watak manusia-manusia yg hari ini bersinggungan dgn dunia saya rasanya adalah watak-watak yang selalu membuat saya berpikir; kok bisa?! Kok begitu?!
Dan saat masalah itu datang, rasanya seperti dihantam tembok keras. Hati teriris-iris. Merasa tidak berdaya bahkan utk membela diri sendiri.
Tapi kemudian dalam sujud kita padaNya, kita bisa meminta pertolongan dan kekuatan. Lalu waktu. Waktu lah yg pada akhirnya membawa perenungan bahwa hei ini bukan masalah yg berat. Hal ini terjadi karena ya simply harus terjadi saat ini. Bukan salahku bukan mauku. Hadapi saja. Nanti juga terlewati.
Dan sahabat. Mereka yg berdiri di sisi kita saat ini. Mengenal kita dan mendengar keluh kesah kita. Lalu menguatkan kita. Mereka lah orang-orang yg tidak boleh terlepas dari genggaman kita.
Selebihnya.. Saya rasa saya akan melakukan hal yg menurut saya benar. Tidak menarik lebih banyak orang ke pusaran masalah. Karena hal itu hanya akan memperunyam masalah. Kalopun ada pihak yg menarik garis batas lokalisir masalah, membuatnya semakin lebar dan keruh, biarkan saja. Bukan salahku, bukan mauku. Titik.
Ah, saya gak mau kadar hormon stres di darah jd naik. Ada si baby yg masih terhubung dg jaringan pembuluh darahku. Jangan sampe dia dapat aliran hormon stresnya. No no.. Kita harus happy ya nak.
Kita harus happy :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar