Benar-benar butuh memuntahkan rasa ini keluar dari pikiran.. :(
---
Adzan subuh tengah berkumandang saat ini. Aku sudah terbangun sejak tadi, beberapa jam yang lalu. Tiba-tiba saja terbangun tadi karena rasa sakit di perut bawah. Sakit sekali. Semalam memang ada mengalami flek 2x. Sedikit doank tapi. Sedikit yang membuat harap-harap cemas. Implantation bleeding apa haid nih? Belum pernah tuh sebelumnya ngalamin haid yang diawali dgn flek. Biasanya flek-flek macam itu muncul di hari-hari terakhir haid. Maka jadi harap-harap cemas lah aku semalam.
Lalu tadi terbangun. Rasanya sedang ada kontraksi besar-besaran di perut. Allahu akbar sakitnya... Akhirnya ke toilet. OK, ada darah segar di CD. Haid? Ya sudah. Kecewa sih, tapi gapapa. I can handle it.
Kemudian sakit semakin menjadi-jadi. Suami akhirnya ikut terjaga. Ikut bingung liat bininya nangis sambil nendang-nendangin kaki. Ya wajar bingung, dia ga pernah haid kan. Hehe.. masih bisa bercanda ternyata saia. Good.
Saat ini rasa sakitnya masih lumayan. Tapi sudah terasa lebih baik karena akhirnya td minum pain killer. Baru kali ini ngalamin sakit haid sampe merasa butuh pain killer :(
Lalu jadi teringat saat September lalu. Saat keguguran waktu itu. Ada satu kesamaan: capek (yang padahal relatif ringan dan biasa) lalu flek lalu sakit lalu darah.
Waktu itu sudah telat 1 haid satu bulan. Konfirmasi melalui beberapa kali testpack memang positif garisnya dua. Yang kali ini baru telat 2 hari sih. Belum testpack. Kesamaannya adalah saat pertama kali melihat flek itu kondisinya baru pulang ngemol, cari kado buat baby-nya temen yang baru lahir. Kali ini pun begitu. Kemarin siang-sore aku ngemol, cari kado buat beberapa baby teman-teman dekat yang baru melahirkan.
Wallahualam.. aku hanya mengkait-kaitkan. Tindakan yang ga bikin nyaman juga sih. Tapi ya itu yang ada di pikiran. Bukannya gak ikhlas, tapi ya pokoknya begitu yang ada di otak. Makanya pengen ditumpahin aja di sini. Terserah akan bermuara ke mana tumpahan ini.
Satu kekhawatiran yang menjadi catatanku: jangan jalan capek kalo udah telat-telat. Online shop kan banyak sekarang. Ya, memang mungkin saja dua kejadian yang tadi aku ceritain hanya kebetulan semata. Tapi siapa yang tahu? Ingat, kan, domain kita hanya berusaha terbaik, berdoa yang baik, lalu tawakkal sebaik-baiknya. Allah yang menentukan. Dan apa yang Allah tetapkan adalah skenario terbaiknya. Mungkin mengecewakan untuk kita (aku) tapi percaya saja bahwa ada bahagia di ujung sana..
Tapi apa iya fisik (rahim) ku selemah itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar