Selasa, 24 Maret 2015

Perpisahan dalam lamunan malam

Kali ini tidak ada kaitannya dengan Mr S.
---

kadang kita merasa kepergian orang-orang di sekitar kita adalah suatu kesedihan yg level beratnya bisa sampe bikin ga bisa tidur, gak enak makan. kita ingin mereka kembali. lalu menikmati kebersamaan lagi. tapi lalu waktu yang bicara. ternyata mereka membuat keputusan yang benar dan mereka berada di kondisi yang lebih baik saat ini. setidaknya terlihat begitu. bahagia saja, untuk mereka. hati yang pernah terpaut akan tetap terhubung dalam doa dan teknologi yang semakin canggih..

Dan tiba-tiba aku teringat padanya. Yang pernah kukira akan pergi meninggalkanku. Lalu kubilang padanya "jangan pergi!". Dia tak jadi pergi, meski mungkin bukan karena aku. Namun kini malah aku yang telah berbulan-bulan pergi meninggalkannya dan tempat itu. Tapi perpisahan tak membuatku melupakannya. Dia istimewa. Hela napasku menghempaskan aku kembali ke atas ranjangku, terjatuh dari kereta itu. Kereta berpintu kaca yang terlalu bersih untuk disentuh.

~lamunan malam dalam sedikit rindu yang mulai tumbuh bahkan sebelum.waktunya. oh, dan sedikit rasa takut dilupakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar